July 23, 2015

SINOPSIS WE BROKE UP EPISODE 9

Dilarang meng-COPAS SEMUA ARTIKEL yang ada didalam blog ini!!! tolong hargailah kerja keras penulis!!!


==== EPISODE 9 ====

[Episode 09 : Bagaimana Cara Menghilangkan Pembalut Luka]


Won Young sangat terkejut ketika Ni Na tiba-tiba menciumnya. tapi kemudian Won Young senyum-senyum sendiri.


ketika Won Young masuk ke dalam rumah, Ia dikejutkan oleh Kot Dong yang terus menggonggong padanya.

Won Young : "Apa yang salah? ini aku, Won Young." serunya heran.

Kot Dong sepertinya kesal dengan apa yang dilakukan Won Young. dia menganggap Won Young adalah pengkhianat. (mengkhianati Woo Ri)

Won Young mengeluhkan Kot Dong yang sekarang ini menentangnya.


Woo Ri mengatakan pada Hyun Woo hal yang menyedihkan dari putus adalah, Cinta yang kering dan orang itu berubah lebih baik.


== FLASHBACK ==

ketika Woo Ri pergi ke sebuah tempat dimana Band Won Young sedang tampil, Ia melihat pasangan yang marah-marah karena kecewa dengan penampilan Band Won Young yang tidak seperti harapan mereka.

Woo Ri tidak masuk kedalam, dia hanya berdiri dibalik pintu mengintip penampilan Won Young dan Bandnya.


tak lama kemudian Woo Ri mengirimi Won Young sebuah pesan.

[Won Young maaf, aku lupa. tapi aku yakin penampilanmu pasti hebat. 
aku akan memasakkan makan malam untukmu.]


setelah mengirim pesannya, Woo Ri kembali mengintip untuk melihat ekspresi Won Young yang kecewa. sebenarnya, Woo Ri berbohong dan hanya berniat mengerjai Won Young.

raut wajah Woo Ri berubah sedih ketika melihat Won Young yang hanya membaca pesannya tapi tidak membalasnya.

terlebih lagi ketika melihat Won Young marah-marah.

Won Young : "Aish.. sialan!! kapan kita akan debut?" teriaknya kesal.

hal itu membuat Woo Ri benar-benar tidak menghampiri Won Young.


dirumah, Woo Ri duduk bersama Kot Dong menunggu Won Young pulang.


saat melihat Woo Ri, Won Young malah mengacuhkannya dan langsung masuk ke kamar.

Woo Ri menghampiri dan melampiaskan kekesalannya karena Won Young pulang terlambat. padahal dia sudah menelepon Won Young berkali-kali tapi tidak ada jawaban.

Won Young : "Benarkah? ponselku mati." ucapn ya dingin seraya menunjukkan ponselnya yang mati.

Woo Ri : "Apa kau terlalu lelah sampai tidak bisa mengirimku pesan?" tanyanya.

Won Young : "Aku tidak tahu." sahutnya.

Woo Ri : "Apa yang salah denganmu? kudengar kau juga melewatkan latihan." serunya.

Won Young meminta Woo Ri untuk berhenti mengomel karena dia sudah lelah.


Woo Ri tanya, apa Won Young sudah menonton video penampilan bandnya yang sudah Ia kirimkan? apakah Won Young akan melakukan kesalahan lagi?

mendengar Woo Ri terus mengomel, Won Young menjadi kesal, Ia berteriak, "Cukup, aku bilang cukup!!"

melihat Won Young berteriak padanya, Woo Ri sangat terkejut.

Woo Ri : "Apa yang kau lakukan sekarang?" tanyanya.

Won Young : "Apakah kau Ibuku? guru? Jangan mengatur apa yang harus kulakukan!" amuknya.

Woo Ri : "APa kau pikir semua ini untukku? ini semua untuk kebaikanmu." sahutnya kesal.

Won Young : "Aku muak dengan semua ini!" teriaknya marah.

Won Young menyuruh Woo Ri untuk berhenti bertingkah seolah hanya dia sendiri yang dewasa.

setelah mengatakan itu, Won Young pergi.


Woo Ri dan Won Young bertemu disebuah tempat. Won Young meminta maaf pada Woo Ri, mengenai kejadian kemarin saat mereka bertengkar. Woo Ri juga meminta maaf.

Won Young : "Kau sudah baik sekarang? mari kita pergi untuk makan sesuatu." ucapnya.


mereka berdua berjalan beriringan. tapi tidak saling berbicara bahkan melihat.

[Narasi Woo Ri : Aku menghentikan langkahku dan tetap diam disini, berharap dia akan berbalik melihat kebelakang (melihatku)]


Woo Ri menghentikan langkahnya tapi Won Young terus saja berjalan.

[Narasi Woo Ri : Tapi dia hanya terus berjalan.
 aku tetap diam berdiri tenang melihatnya berjalan. 
kemudian aku menyadari. aku tidak baik-baik saja. 
aku hanya membuatnya seolah semua baik-baik saja.]


Won Young sudah terlalu jauh melangkah. saat Ia melihat kesamping, Ia heran tidak melihat Woo Ri.

Won Young baru menyadari kalau Woo Ri berdiri terdiam jauh dibelakang.


[Narasi Woo Ri : Kami sudah berakhir]

== FLASHBACK END ==

Woo Ri menceritakan semua itu pada Hyun Woo. Ia mengatakan dirinya dan Won Young putus sehari kemudian.

Woo Ri : "Itu tidak terlalu buruk kita putus, kami tetap baik-baik saja, tapi akhir-akhir ini agak sedikit aneh." ucapnya.

Hyun Woo mengenggam tangan Woo Ri erat. Ia bilang kalau Woo Ri tidak perlu terburu-buru, dia akan menunggu Woo Ri.

Hyun Woo : "Tapi.. kau tahu bagaimana caranya melepas pembalut luka tanpa rasa sakit?" tanyanya.

Woo Ri diam hanya menatap Hyun Woo. Hyun Woo menyarankan untuk menarik sekencang-kencangnya dalan satu tarikan.


ke esokan paginya, Woo Ri sibuk mengemasi barang-barangnya dan berencana pindah.

tapi ketika Woo Ri melihat barang kenangannya saat bersama Won Young, Ia menjadi sedih.


Won Young yang kebetulan lewat dan melihat Woo Ri sedang berkemas-kemas, tanya, apa Woo Ri akan pindah?

Woo Ri : "Kau tidak bisa lihat." ucapnya dingin.

Won Young tanya lagi, apakah Woo Ri sudah mendapatkan depositnya kembali?

Woo Ri : "Tidak. aku tidak bisa menunggu selamanya. aku juga tidak ingin tinggal disini lebih lama." ucapnya.

Won Young : "Jadi, kemana kau akan pergi? apa kau mempunyai tempat untuk pergi?" tanyanya.

Woo Ri : "Tentu saja. aku tidak mungkin pindah jika aku tidak memiliki tujuan." jawabnya.

Won Young : "Benar juga! semenjak kita putus, semua yang kita lakukan sepertinya berjalan baik. kau mendapat pekerjaan dan aku akan segera debut." ucapnya.

mendengar ucapan Won Young membuat Woo Ri kesal. lalu Ia berkata, "Ya aku setuju. seharusnya kita putus lebih cepat dulu."


Won Young yang penasaran tanya, Woo Ri tidak bermaksud pindah ke rumahnya Hyun Woo, kan?

Woo Ri yang kesal, beranjak pergi begitu saja.

tapi Won Young menghentikannya.

Won Young : "Jadi aku benar?"

Woo Ri : "Apa yang kau coba lakukan?" amuknya.

Won Young bilang, mereka belum lama putus, dan sekarang Woo Ri akan pindah kerumah pria lain?


Woo Ri malas menjawab, Ia melangkah pergi. tapi Won Young kembali mencengkram tangan Woo Ri untuk menghentikannya.

Woo Ri : "Jangan menyentuh tanganku!" teriaknya.

Won Young : "Apa kau kehilangan pikiranmu? kau ternyata lebih dari yang kukira!" serunya.

Woo Ri sangat marah mendengar ucapan Won Young yang merendahkannya. Ia langsung menampar Won Young.

Woo Ri : "Apa yang kau tahu tentang aku?" ucapnya kecewa.

setelah mengatakan itu, Woo Ri pergi.


Woo Ri kerepotan membawa barang menuju kekantor. tanpa sengaja woo Ri tersandung dan barang yang dibawanya jatuh berserakan.

seseorang menghampiri Woo Ri untuk membantunya. Woo Ri juga tidak lupa mengucapkan terima kasih.

tapi, Woo Ri sangat terkejut ketika mengetahui yang membantunya adalah Ni Na.


Akhirnya Woo Ri dan Ni Na bicara berdua.
Ni Na tanya pada Woo Ri, hal apa yang bisa membuat Won Young tertarik?

Woo Ri : "Apa??"

Ni Na : "Dia tidak mau menceritakan kisahnya. aku bisa merasakan jika aku mengenalnya tapi kemudian aku sadar bahwa aku masih belum mengenalnya." ucapnya.

Ni Na bilang, Ia pikir Won Young orang yang sederhana, tapi ternyata Won Young lebih dari yang Ia pikirkan.

Woo Ri : "Dia akan tertarik pada orang yang sepertimu, Ni Na. kau menarik, percaya diri dan juga mandiri. Won Young juga sama seperti pria yang lainnya. dia hanya mencoba untuk lebih terlihat keren." ucapnya.

Ni Na bilang dia iri pada Woo Ri karena Woo Ri mengetahui Won Young lebih banyak darinya.

Woo Ri kaget mendengar ucapan Ni Na.


Ni Na : "Kau tahu apa yang aku tidak tahu tentang Won Young. seperti kesukaannya, masa lalunya,kenangannya, dan segalanya." ucapnya.

Ni Na tersenyum lalu bilang dia sebenarnya malu mengatakan ini.

Woo Ri diam saja.

Ni Na memberitahu Woo Ri bahwa dia ingin sekali bersama Won Young. mendengar itu, Woo Ri menoleh menatap Ni Na.


dikantor, Hyun Woo mencemaskan Woo Ri karena tidak kunjung datang kekantor.

ketika Hyun Woo mencoba mencari Woo Ri kesekitar kantor, tanpa sengaja Ia berpapasan dengan Won Young dijalan.

tak lama kemudian beberapa wanita mengerumuni Won Young. Hyun Woo menggunakan kesempatan itu untuk menghindari Won Young.


saat Won Young dan Bandnya sedang berlatih di studio, Ni Na tiba-tiba masuk. Ia menanyakan apakah Won Young dan yang lain tahu Davi?

seorang wanita masuk kedalam studio.

Hyun Dong : "Daebak! aku dalah penggemar beratmu. bolehkan aku menjabat tanganmu?" serunya

Davi tidak menggubris Hyun Dong, Ia justru melangkah menghampiri Won Young. Ia bilang kalau dirinya menyukai lagu Won Young.

Davi : "Apa kau yang menulis itu?" tanyanya.

Won Young tanya, lagu yang mana yang dimaksud?

Ni Na memotong dengan mengatakan kalau Davi akan tampil di acara musik dengan Band Won Young minggu depan.

Hyun Dong : "Daebak! itu tepat acara debut kita?" serunya pada Won Young.

Ni Na memberitahu kalau sekarang Davi menyempatkan waktunya untuk berlatih bersama Won Young dan Bandnya.

Ni Na menyarankan pada Won Young untuk berduet dengan Davi sekarang.


Band Won Young dan Davi mulai latihan bersama. tapi suara mereka tidak bisa menyatu dan saling melengkapi.

Davi tiba-tiba berhenti ketika dia tidak bisa mengambil suara tinggi. tapi Ia justru menoleh pada Hyun Dong dan menyalahkannya.

mereka mencoba berlatih lagi, tapi tetap saja sama seperti awal.

Produser yang melihat penampilan mereka, berpikir kalau mereka semua adalah penyanyi pemula.

Davi kembali berhenti dengan mendadak karena tidak bisa mengambil suara tinggi. lagi-lagi Ia berbalik menoleh pada Hyun Dong dan menyalahkannya.

Won Young pura-pura batuk dan bilang kalau dia sekarang sedang kurang enak badan. Ia bilang latihan hari ini cukup sampai disini.

dengan sombongnya Davi bilang dia tidak bisa melakukan hal ini lagi.


Davi pergi seraya mengomel, "Inilah kenapa aku tidak suka bekerja dengan pemula."

Ni Na meminta maaf dan bilang kalau Won Young dan Bandnya pasti sangat gugup hari ini.


Hyun Dong sangat penasaran, Ia tanya pada Won Young, apa semua tadi gara-gara kesalahan mereka?

Won Young : "Tidak." jawabnya.

Hyun Dong : "Dia memiliki terlalu banyak lemak ditenggorokannya." omelnya kesal.

Won Young : "Inilah kenapa idol belum tentu baik." serunya.

Hyun Dong : "Aku senang aku bukan idol." sahutnya.

Won Young : "Khususnya di YG." ucapnya.


Ni Na dan Produser sedang melakukan rapat. tampak seperti Ni Na sedang berdebat dengan mereka.


setelah rapat selesai, Ni Na dan Won Young terlihat sedang bertengkar.

Won Young : "Tidak mungkin. ini jelas berbeda dari apa yang sudah kita sepakati sejak awal." teriaknya.

Ni Na : "Mereka ingin kau mulai dengan debut solo dulu. aku juga mengerti perasaanmu." ucapnya.

Won Young : "Jika kau mengerti, kau tidak seharusnya melakukan ini. pilihlah Band Aku Tidak Tahu atau tidak sama sekali." serunya.


Ni Na bilang, dia tidak bisa membantu Won Young dalam hal ini, Ia meminta Won Young untuk memikirkannya lagi.

Ni Na mengatakan, jika nanti Won Young terkenal maka Hyun Dong dan Shim Hun nanti juga akan ikut terkenal.

Won Young : "Tapi tetap saja..."

Ni Na : "Tidak ada yang lebih penting! lihatlah kesempatan yang kau miliki sekarang. oke?" sahutnya.


Won Young dan yang lain sedang makan bersama. kali ini Won Young tampak terlihat lesu. Ia kembali mengingat apa yang dikatakan Ni Na tadi distudio.

Hyun Dong yang melihat Won Young sedang melamun, tanya apa yang sedang Won Young pikirkan dengan sangat serius? Ia menyuruh Won Young untuk makan.

Hyun Dong : "Ah, ngomong-ngomong, kenapa tadi Ni Na memanggilmu? apa itu mengenai penampilan debut kita?" tanyanya.

Won Young bilang bukan.

Hyun Dong menyahut kalau ternyata itu adalah kencan singkat kemudian kembali bekerja lagi.

Won Young : "Meledekku?" serunya kesal.

Hyun Dong : "Kenapa? apa dia memberitahumu dia akan menemuimu lagi, dan kau bisa bernyanyi karena hobi? sepertinya kau lebih tertarik dengan wanita yang lebih tua. Woo Ri juga lebih tua darimu." ocehnya.

dengan kesal Won Young menyumpali mulut Hyun Dong dengan makanan.


melihat daging didepannya, Hyun Dong jadi teringat akan Woo Ri. karena Woo Ri juga suka daging.

ketika Hyun Dong dan Shim Hun akan mngambil daging, Won Young melarang mereka berdua seraya bilang kalau semua ini adalah miliknya. Won Young akan memakan semuanya.


Hyun Dong menoleh ke kamar Woo Ri seraya memaki, "Dasar berdarah dingin! bagaimana bisa dia pergi tanpa mengucapkan selamat tinggal?". kemudian Hyun Dong mengeluh kalau dia merindukan Woo Ri.


Shim Hun : "Semangatlah, Won Young!" ucapnya pelan.

tanpa sadar Won Young menyahut, "Oke!". tapi setelah sadar kalau Shim Hun yang bicara, Won Young berseru, "Apa??"

Shim Hun : "Aku tahu apa yang kau rasakan. aku tahu, tapi ada kami di sini untukmu." ucapnya.

Shim Hun menuangkan soju ke gelas Won Young seraya bilang untuk terbuka dengan mereka dan berbagi apa yang dirasakannya.

Won Young : "Oh! oke." ucapnya canggung.


setelah itu Hyun Dong tertawa keras. Ia tidak percaya Shim Hun bisa bicara. padahal selama ini dia hanya diam saja.

Hyun Dong : "Sejak kapan kau bisa bicara?" tanyanya.

diam-diam Won Young melirik ke arah kamar Woo Ri.


Hyun Woo yang tertidur lelap, harus bangun karena seseorang menggedor pintunya dengan keras seraya meneriakkan nama Woo Ri.

ketika Hyun Woo membuka pintunya, Won Young langsung masuk kedalam rumah Hyun Woo seraya meneriakkan nama Woo Ri dan mencari Woo Ri kesekeliling. saat ini Won Young sedang mabuk.

Won Young : "Woo Ri! Woo Ri dimana kau? Woo Ri! Noh Woo Ri!" teriaknya.


setelah mencari Woo Ri kesetiap sudut rumah Hyun Woo dan tidak menemukannya, Won Young tanya pada Hyun Woo dimana Woo Ri?

Hyun Woo : "Hei Won Young! kau terlalu mabuk, apa yang kau lakukan di sini?" tanyanya heran.

dengan kesal, Won Young tanya, untuk apa Hyun Woo menyuruhnya pindah? dengan marah Hyun Woo mencengkram baju Won Young.

Hyun Woo : "Jaga ucapanmu!" ucapnya dingin.


Won Young : "Dasar brengs*k!!" serunya kemudian memukul Hyun Woo.

kemudian mereka berdua saling memukul.


Bersambung..

2 comments: